strategi digital marketing ukm

Banyak pengusaha menganggap bahwa menjalankan strategi digital marketing cukup dengan menggunakan internet untuk promosi. Kemudian mereka mulai bikin akun facebook bisnis, promosi di instagram, upload produk di marketplace dan sebagainya.

Tapi apa yang terjadi? Bisnis tidak kunjung berkembang!

Akhinya mengambil kesimpulan; “Digital marketing gak cocok dengan bisnis saya.”

Jadi, yang bener seperti apa?

Perlu dipahami, digital marketing gak cukup sekedar pakai internet untuk promosi. Internet ataupun sarana digital lainnya hanyalah media. Tanpa strategi semuanya akan sia-sia.

Nah, pada artikel ini saya akan kupas tuntas mengenai strategi yang benar dalam menggunakan digital marketing untuk mempromosikan bisnis.

Semoga dengan ini teman-teman bisa lebih paham tentang dunia digital marketing. Dan yang lebih penting bisa mempraktekkannya dengan mudah, terarah dan berhasil.

Sudah siap??

Apa itu Strategi Digital Marketing? Apa Bedanya dengan Channel dan Teknik Marketing?

Sebelum lebih jauh, pertama sekali kita perlu paham dulu tentang apa itu strategi, apa itu channel dan apa itu teknik marketing.

channel vs strategi digital marekting

Ini penjelasannya:

  • Channel marketing: adalah media atau platform yang kita gunakan untuk mempromosikan produk kita. Seperti Shopee, Bukalapak, Instagram, Tik tok dan lain sebagainya.
  • Strategi marketing: apa yang kita lakukan dalam menggunakan media/platform tersebut. Contoh, saya pake Instagram sebagai channel, maka strategi yang saya lakukan untuk memaksimalkan bisnis saya di IG adalah “give away”.
  • Teknis Marketing: terkait dengan hal-hal teknis bagaimana saya menjalankan strategi saya. Contoh dalam kasus giveaway di atas. Maka teknisnya berupa; kapan waktunya, berapa budget yang dikeluarkan, hashtag yang digunakan, dan lain sebagainya.

Semoga sampai di sini sudah jelas ya… antara channel, strategi, dan teknik marketing.

Jadi kalo disimpulkan, srategi digital marketing adalah ide-ide yang kita gunakan untuk memaksimalkan upaya pemasaran kita di setiap channel yang ada.

Nah, pembahasan kita akan fokus pada channel dan strateginya. Untuk hal-hal teknis akan kita bahas pada artikel lain.

Lanjuuttt…

Kenapa Harus Punya Strategi Yang tepat?

Saya yakin, anda pasti sudah tidak sabar ingin menjalankan digital marketing. Kan?

Tapi, sebagaimana yang saya sebutkan sebelumya, digital marketing tanpa strategi akan berujung pada kerugian. Rugi waktu, tenaga dan uang.

Contoh, untuk menjangkau pasar yang tertarget anda mencoba menggunakan facebook ads. Karena facebook ads bisa melakukan itu. Anda kemudian mulai memasang iklan, menganggarkan dana, dan menjalankan fb ads anda.

Apa yang terjadi?

Boncos!

Biaya iklan lebih tinggi dari hasil yang dicapai. Bisnis bukannya untung malah buntung

Nah, itulah pentingnya strategi.

Dengan strategi yang tepat, bukan hanya anda bisa menjalankan digital marketing dengan lebih mudah, tapi anda juga bisa mengukur seberapa tingkat keberhasilan bisnis anda.

Kapan Bisnis Harus Mulai Digital Marketing?

Bagian ini perlu saya bahas. Sebab saya liat banyak artikel di luar sana yang sekedar mengatakan bahwa semua bisnis/semua orang harus menjalankan digital marketing ini.

Padahal ini tentu keliru.

Gak semua orang cocok dengan digital marketing. Gak semua bisnis perlu digital marketing. Setidaknya  mungkin waktunya belum tepat.

So, pertanyaanya; kapan sebuah bisnis perlu untuk menjalankan strategi digital marketing?

Jawabannya adalah ketika bisnis anda siap!

Beneran! Banyak yang bisnisnya belum siap, sudah sok-sokan pasang iklan. Begitu ada pesanan, yang terjadi adalah kewalahan. Kebablasan. Ujung-ujungnya yang dirugikan pelanggannya.

Anda tidak mau ini terjadi kan?

So, pastikan sebelum melakukan kegiatan marketing. Apapun itu. Baik offline maupun online. Anda sudah siap terlebih dahulu. Bisnis anda sudah ready dulu.

Saya gak bilang bisnis anda harus besar dan serba sempurna dulu. Tidak!

Yang pasti sesuaikan kapasitas bisnis dengan strategi pemasaran anda. Itu jauh lebih bijak ketimbang membranding diri sedemikian rupa, padahal aslinya belum apa-apa.

Bagaimana Menjalankan Strategi Digital Marketing UKM yang berhasil?

Untuk menjalankan strategi digital marketing yang berhasil setidaknya ada 3 hal yang perlu anda miliki:

  1. Mindset yang tepat
  2. Strategi yang jitu
  3. Evaluasi dan konsitensi

Selebihnya itu adalah hal teknis. Hal teknis banyak tersedia tutorialnya di internet secara gratis.

Tetapi tanpa ketiga poin ini, maka bisa dipastikan usaha marketing anda tidak akan berhasil.

Nah, mari kita bahas satu persatu

Mindset Sukses Digital Marketing

Dengan pertumbuhan yang demikian signifikan, dunia internet bisa menjadi ladang keuntungan bisa juga sebaliknya. Semua itu pada akhirnya berakar pada mindset yang dimiliki seorang pengusaha.

Sebuah agency digital marketing, Steven J. Wilson & Associate, mengatakan kesuksesan strategi digital marketing jangka panjang sangat ditentukan oleh mindset itu sendiri.

Menurut mereka setidaknya ada 6 mindset dasar yang harus dimiliki dalam membangun strategi digital marketing yang berhasil:

  1. Selalu siap beradaptasi dengan perubahan: Dunia digital selalu berubah. Algoritma mesin pencari selalu berganti. Algoritma Facebook, instagram dan youtube selalu diupdate. Itulah mengapa kita harus selalu beradaptasi dengan perubahan dan melek terhadap jaman.
  2. Selalu belajar hal baru: Jangan takut untuk berinvestasi leher ke atas.
  3. Mengambil keputusan berdasarkan Data: Digital marketing yang sukses tidak dibuat dengan keputusan sembarangan. Tetapi seorang digital marketer yang hebat selalu bekerja dan berpikir beradasarkan data real di lapangan. Ada banyak tools yang tersedia untuk ini. (nanti akan kita bahas)
  4. Persistensi dan Ketabahan: Walau gimanapun, proses ini butuh waktu yang gak singkat.
  5. Fokus pada apa yang upaya yang efektif: Digital marketing tahu bahwa tidak semua strategi cocok untuk bisnisnya. Karena itu ia fokus pada hal yang efektif dan terbukti berhasil. Dan menyingkirkan yang lain.
  6. Apresiasi Keberhasilan Anda: Tahap ini juga penting. Sebab menurut Willson, keberhasilan digital marketing bisa menimbulkan efek bola salju. Sebuah keberhasilan kecil bisa berdampak besar pada bisnis anda secara keseluruhan.

Setidaknya itu 6 hal yang memang harus dimiliki seorang digital marketer yang sukses. Setelah punya 6 hal ini, kita masuk pada poin kedua; Strategi!

Step-by-step Menjalankan Strategi Digital Marketing UKM yang efektif!

Setelah punya mindset yang benar, selanjutnya kita masuk pada tahap action.

Tapi bukan sembarang action ya. Namun action yang terstruktur. Karena itu dalam strategi digital marketing, kita perlu membuat planning (perencanaan) yang jelas terlebih dahulu.

Dan untuk itu, kita mulai dengan Goals!

#1. Apa Tujuan dari Strategi Pemasaran Anda?

Ya, apa tujuan yang ingin dicapai melalui digital marketing ini?

Anda tidak bisa tidak punya tujuan. Juga tidak bisa punya banyak tujuan sekaligus. Harus ada satu tujuan yang jelas, spesifik dan terukur.

Dengan punya tujuan yang jelas, kita bisa menentukan teknik, channel dan strategi pemasaran online seperti apa yang kita butuhkan.

So, apa tujuan anda go online? Apakah itu;

  • Memperkokoh Brand Awareness perusahaan?
  • Menjangkau pelanggan yang lebih luas?
  • Meningkatkan penjualan produk?
  • Menjalin relasi dengan pelanggan setia?
  • Merekrut reseller/agency di berbagai kota?

Setiap tujuan membutuhkan strategi, teknik dan channel yang berbeda.

#2. Siapa Market & Buyer Persona Anda?

Market adalah sekelompok orang-orang yang akan membeli produk kita.

Buyer personal adalah representasi dari target market yang ingin anda layani. Tentu kita tidak bisa mengatakan bahwa target market kita adalah semua orang.

Mengapa ini penting? Sebab merekalah orang-orang yang akan mengeluarkan uangnya untuk anda. Merekalah orang yang akan anda layani. Mereka juga nanti akan menceritakan bisnis anda kepada teman-temannya.

Masa iya, kita tidak kenal dengan mereka. Kan kebangetan!

Bahkan para pakar/guru internet marketing mengajarkan bahwa buyer persona jauh lebih penting dari strategi marketing itu sendiri. Lebih penting dari produk. Dan lebih penting dari uang.

#3. Menentukan Channel Marketing Yang akan Digunakan

Anda gak wajib muncul di semua channel. Semuanya balik lagi ke market anda. Prinsipnya adalah dimana mereka ada, di situlah juga anda harus eksis.

Itulah pentingnya kita kenal dengan target market.

Jadi kita tau di mana mereka biasanya muncul.

Tapi apa aja sih Channel marketing yang paling umum itu?

Menurut saya, setidaknya ada 7 channel yang paling umum yang biasa digunakan pelaku busnus UKM untuk mempromosikan bisnis mereka. Yaitu;

  1. Website: Website ibarat toko/kantor online anda yang buka 24/7. Dari website inilah anda menceritakan segala hal terkait bisnis anda. Karena itu, bagi anda yang ingin go online, website adalah hal pertama yang perlu dipertimbangkan.
  2. Google My Business: Ini adalah tools gratis yang disediakan oleh google untuk membantu para pelaku bisnis dan UKM memperkenalkan bisnisnya di internet.

    Yakni dengan cara memunculkan website bisnis anda di hasil pencarian lokal.

    Sebagai contoh, kalau saya mencari “katering murah“, Maka google secara otomatis akan memunculkan bisnis terkait yang paling dekat dengan lokasi saya. Ini tentu sangat menguntungkan baik pengunjung maupun pemilik bisnis.

    google my business

    Catering murah yang ada di daerah lain tidak perlu muncul sebab memang saya tidak membutuhkannya.

    Menurut data dari chatmeter.com, sebanyak 46% dari total keseluruhan pencarian di google adalah pencarian lokal. Ini angka yang sangat tinggi untuk diabaikan.3. Social media
  3. Social Media: Gak bisa dipungkiri, social media adalah tempatnya orang-orang berkumpul di dunia maya. Kemungkinan target pasar anda juga ada di sana. Facebook, Instagram dan linkedin adalah 3 platform yang perlu anda perhatikan.
  4. Email Marketing: Menurut survey dari campaign monitor, sebanyak 72% konsumen merasa lebih nyaman mendapat penawaran bisnis via email. Namun jika anda ingin menggunakan email marketing, pastikan bahwa target market anda memang pakai email untuk kebutuhan sehari-hari.
  5. Whatsapp Business: Aplikasi chat WA mungkin paling banyak digunakan pebisnis, sebab memang semua orang pakai Whatsapp. Dan terhubung di Whatsapp orang merasa lebih dekat daripada sekedar di social media.
  6. Marketplace: Marketplace adalah salah satu tempat yang cocok untuk UKM, sebab mereka sudah punya basic pengunjung dan trust yang tinggi. Tokopedia, Bukalapak, Gofood, Grabfood bisa jadi pilihan untuk mengembangkan bisnis anda dengan mudah tanpa ribet.
  7. Youtube: situs video sharing ini adalah yang paling banyak dikunjungi di seluruh dunia. Dengan strategi yang tepat, anda bisa meningkatkan brand awareness bisnis anda.

Nah, itulah 7 channel digital marketing yang paling umum dan cocok untuk UKM pemula. Meski sebenarnya ada banyak sekali channel lain yang tersedia di luar sana.

Silahkan cocokkan dengan tujuan dan target market anda.

7 Strategi Terampuh dalam Digital Marketing UKM

Nah, setelah menentukan channel apa yang akan dipilih, selanjutnya kita menyusun strategi apa yang kita gunakan untuk masing-masing channel tersebut.

Nah, setidaknya ada 7 strategi yang umum dalam digital marketing.

mari kita bahas satu per satu…

#1. Search Engine Optimization (SEO)

SEO adalah segala cara yang kita gunakan untuk membuat website kita muncul di halaman pertama google. Sebenarnya bukan cuma google, ada banyak search engine seperti bing, yahoo, dan yandex. tapi google adalah search engine dengan pengguna terbanyak di dunia. Karena itu kita pakai google saja.

Kenapa harus muncul di halaman pertama google?

Pertama, ada sekitar 63.000 orang mencari informasi di google setiap detiknya. Bayangkan. 63.000 pencarian/detik. Semenit berapa? Sejam? Sehari? Silahkan hitung sendiri!

Kedua, menurut data hubspot, 75% pengguna google tidak pernah membuka halaman ke 2 pencarian. Apalagi halaman 3, 4 dan seterusnya..

Sampai-sampai ada meme yang bilang, “Tempat terbaik untuk menyembunyikan mayat adalah di halaman kedua google.

Strategi SEO, dilakukan dengan mengoptimalkan setiap halaman website dengan kata kunci yang ingin kita target. Selain itu, rekomendasi (link) dari website lain yang berkualitas dan relevan, juga adalah cara untuk mengoptimalkan SEO website kita.

Strategi SEO digunakan jika anda memilih channel website. Tapi saat ini para master juga menggunakan SEO pada channel Social Media. (Membuat laman social media kita muncul di halaman 1 google.) Tujuannya adalah untuk mendominasi halaman 1 hasil pencarian google. Istilahnya Search Engine Domination.

#2. Konten Marketing

Konten marketing adalah salah satu strategi pemasaran online yang paling powerful. Mengapa powerful? Sebab Content is King.

Konten adalah rajanya. Konten marketing berarti tekhnik memasarkan konten untuk mendapatkan pembeli.

Namun bukan sembarang konten. Melainkan konten yang bermanfaat dan relevan bagi calon pembeli.

Cara kerjanya adalah, dengan menyediakan konten yang bermanfaat bagi target pasar, kemudian dari sana kita memperkenalkan tentang bisnis kita sebagai solusi dari permasalahan orang.

Agar mudah memahaminya, kita pakai contoh.

Misal Andri punya sebuah masalah. Maka Andri akan mencari solusinya di google. Anda kemudian menyediakan konten yang memberikan solusi terhadap masalah Andri di website anda. Dari sanalah kemudian, Andri mengenal tentang produk anda.

Pada gilirannya, ketika Andri ingin membeli produk seperti produk anda. Ia akan membeli dari anda. Sebab sudah terbangun hubungan yang baik dari awal.

Begitulah prinsip konten marketing. Singkatnya, anda memberikan sesuatu yang orang lain butuhkan terlebih dahulu, baru kemudian ia membeli produk anda.

Jadi tidak serta merta jualan produk sama orang. Apalagi orang yang belum kenal. Konten marketing membangun kepercayaan orang kepada kita. Melalui konten bermanfaat yang kita berikan terlebih dahulu.

Ada banyak jenis konten di internet, seperti;

  • Artikel
  • Video
  • Ebook (PDF)
  • Slideshare
  • Status Facebook
  • Foto di IG
  • Infografis
  • Gambar/Image
  • dan masih banyak lagi.

Membuat konten marketing butuh perencanaan dan strategi yang matang, agar hasilnya juga maksimal.

Strategi konten marketing bisa digunakan dalam channel seperti; website, social media, email mapun youtube.

#3. List Building Strategy

Jaman now databese ibarat tambang emas kita.

Prinsipnya, orang-orang yang ada dalam databese kita adalah orang yang sudah ngerti dengan produk kita. Jualan pada orang yang ngerti, tentu lebih mudah daripada pada orang yang gak ngerti sama sekali.

List building adalah proses membangun database pelanggan itu. Dalam hal ini databese berupa nama, email atau bahkan nomor telepon.

Nah, Gimana caranya agar orang mau memberikan data dirinya itu?

Pertama, tentu kita harus berikan “sesuatu” yang bermanfaat buat mereka secara GRATIS. Sebagai timbal baliknya, mereka harus mengisi data-data untuk mendapatkan sesuatu itu.

Sesuatu di sini bisa berupa, ebook panduan, video course, voucher diskon dan lain sebagainya.

Anda bisa menggunakan strategi list building dengan channel; website (membuat laman penawaran), email, dan whatsapp.

#4. Paid Ads

Jika punya dana dan tak ingin repot, anda bisa beriklan di berbagai platform untuk menjangkau lebih banyak pelanggan. Hampir semua platfom di internet menyediakan space untuk beriklan.

Di facebook misalnya, dikenal dengan “FB ads.” Dengan biaya pemasaran yang murah, bisa disesuaikan dan diatur sendiri, anda bisa menjangkau orang-orang yang memang merupakan target market anda.

Nantinya, iklan anda akan muncul di beranda orang-orang yang memang merupakan target pasar bisnis anda. Jika anda biasa melihat postingan yang bertuliskan “bersponsor” di facebook, maka itulah fb ads.

Begitupun di google. Jika tidak ingin repot dengan SEO, anda bisa membayar google untuk menempatkan website anda di halaman pertama mereka. Ini disebut dengan google adwords.

#5. Influencer Marketing

salah satu strategi yang juga efektif adalah “influencer marketing.” Ini terutama untuk membangun trust kepada orang-orang.

Karena para influencer ini sudah punya basis follower yang solid, maka tentu ketika mereka mempromosikan produk anda, dampaknya akan lebih kuat.

Bahkan menurut mediakix, lebih dari 80% marketer menyebutkan bahwa influencer marketing itu efektif.

influencer marketing

#6. Give Away

Ini adalah strategi yang juga paling banyak digunakan untuk menjaring lebih banyak konsumen. Mulai dari online shop kecil, sampai dengan perusahaan besar melakukannya. Bahkan para konten kreator besar pun, seperti youtuber Atta Halilintar, Baim Wong juga tak luput.

Selain efektif untuk menjaring pelanggan, give away juga membangun brand awareness, customer retention, dan tentu meningkatkan follower dan database.

#7. Community Power Strategi

Selain influencer, anda bisa menggunakan kekuatan komunitas untuk strategi pemasaran online anda.

Contoh praktisnya adalah mengadakan blog kontes kepada para blogger di bidang anda. Atau bisa juga mengadakan photo contest kepada komunitas photographer, atau komunitas pengguna instagram.

Meski ini berarti agak mahal karena harus keluar biaya untuk hadiah, tapi hasil yang anda dapatkan akan sangat-sangat sesuai.

Blog contest misalnya, selain produk anda dipromosikan oleh para blogger, juga secara otomatis akan memberikan backlink kepada website anda. Sehingga meningkatkan posisi website anda di google.

So, sambil menyelam minum air kan?


Nah, itulah 7 strategi yang umum digunakan UMKM untuk meningkatkan upaya digital marketingnya. Silahkan pilih dan sesuaikan dengan kebutuhan dan market bisnis anda.

Setelah itu Action!

Jangan khawatir jika pada prakteknya nanti anda menemui kendala, ada banyak panduan teknis yang tersedia untuk anda di blog ini. Anda juga bisa bertanya langsung via komentar atau kontak saya.

Evaluasi & Konsistensi

Sebagaimana saya sebutkan di atas,

bahwa proses digital marketing adalah proses yang panjang. Tidak bisa instan.

Karena itu, anda perlu kesabaran dan konsistensi dalam menjalankannya.

Selain itu, juga hal yang gak kalah pentingnya adalah evaluasi.

Melihat sejauh mana keberhasilan anda, menemukan data-data terkait di lapangan, menilik mana strategi yang berhasil mana yang gak. Semua itu penting untuk kesuksesan digital marketing anda.

  • Evaluasi SEO: diukur dari peningkatan posisi website anda di google, dan jumlah pengunjung yang datang ke website anda.
  • Evaluasi Konten Marketing: Seberapa banyak interaksi (like, komen, share) di konten-konten yang anda bagikan.
  • Evaluasi list building: seberapa banyak orang yang mendowload penawaran gratis anda. Seberapa banyak jumlah database anda.
  • Evaluasi Paid Ads: apakah tujuan iklan anda tercapai?
  • Evaluasi Influencer Marketing: Seberapa banyak peningkatan follower anda. Apakah ada pembelian langsung dari influencer ybs.
  • Evaluasi Giveaway: seberapa banyak orang yang ikut giveaway anda. Seberapa banyak peningkatan follower anda dari giveaway tsb
  • Evaluasi Community: seberapa banyak profesional yang ikut program anda. Seberapa besar peningkatan posisi anda di google.

Demikian artikel mengenai strategi digital marketing ukm kali ini… semoga bermanfaat. Selamat mencoba.

Bang Rhidwan

Seorang blogger dan digital marketing enthusiast. Senang belajar bisnis, pengembangan diri dan public speaking. Suka ke warung kopi, tapi gak pesan kopi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *